√ Episode 77: "Gerbang ke Dunia Bawah"
Mufasa Adventure - Episode 77: "Gerbang ke Dunia Bawah"
Tanda-tanda di Tanah Terlarang
Setelah mengalahkan Titan Batu, Mufasa berdiri di antara reruntuhan dengan lempengan batu bertulisan kuno di tangannya. Angin dingin bertiup pelan, membawa debu dan pasir yang menyelimuti tanah tandus.
"Di bawah Tanah Terlarang… tersembunyi kebenaran yang telah dilupakan…" Mufasa mengulangi tulisan itu dalam hati.
Dia melihat ke sekeliling, mencari petunjuk lebih lanjut. Di kejauhan, ada reruntuhan bangunan besar dengan pintu batu raksasa yang setengah terkubur. Cahaya matahari sore membuat bayangan panjang, menambah aura misterius tempat itu.
"Apa ini yang dimaksud dengan 'Gerbang'?" pikirnya.
Mufasa mendekati pintu batu itu, meneliti setiap ukiran di permukaannya. Ada pola-pola aneh yang sepertinya bukan sekadar hiasan.
Mengungkap Kunci Gerbang
Mufasa menyentuh ukiran di pintu, dan tiba-tiba, ada getaran kecil yang terasa di bawah kakinya.
DUMM…
Suara berat menggema, seolah ada sesuatu yang bergerak di dalam tanah.
Tiba-tiba, sebuah simbol di tengah pintu bersinar samar—bentuknya menyerupai mata yang tertutup.
"Ini semacam mekanisme… mungkin harus diaktifkan dengan cara tertentu."
Dia teringat lempengan batu yang ditemukan sebelumnya. Dia membandingkan pola di pintu dengan ukiran di lempengan.
Ada satu simbol yang cocok—tiga garis melingkar dengan titik di tengahnya.
Mufasa menekan simbol itu dengan hati-hati.
TAP!
Gerbang Terbuka
Angin tiba-tiba bertiup kencang, dan pintu batu mulai bergerak ke atas, mengungkapkan sebuah lorong gelap yang menurun ke bawah.
Udara yang keluar dari dalamnya dingin dan lembap, membawa aroma tanah dan batu yang sudah lama tertutup.
Mufasa berdiri di tepi lorong, menatap ke dalam kegelapan.
"Apapun yang tersembunyi di sini, aku harus menemukan jawabannya."
Dia melangkah masuk, sementara di belakangnya, pintu batu perlahan menutup kembali…
(Bersambung ke Episode 78: "Rahasia di Bawah Tanah")
