√ Episode 78: "Rahasia di Bawah Tanah"
Mufasa Adventure - Episode 78: "Rahasia di Bawah Tanah"
Memasuki Dunia yang Terlupakan
Mufasa melangkah perlahan ke dalam lorong yang gelap dan lembap. Cahaya dari luar semakin memudar, digantikan oleh kegelapan pekat yang menyelimuti setiap sudut. Satu-satunya sumber penerangan adalah pantulan cahaya samar dari dinding batu, yang tampak memiliki kristal kecil berwarna biru di beberapa bagian.
"Ini bukan tempat biasa… Sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan di sini sejak lama," pikirnya sambil terus berjalan lebih dalam.
Langkahnya bergema di dalam lorong yang semakin menyempit, hingga akhirnya dia tiba di sebuah ruangan luas dengan langit-langit tinggi. Di tengah ruangan itu, ada pilar batu besar dengan simbol-simbol aneh yang diukir di permukaannya.
Jejak Masa Lalu
Mufasa mendekati pilar itu dan memperhatikan ukirannya. Beberapa di antaranya tampak familiar, mirip dengan simbol yang ada di lempengan batu yang dia temukan sebelumnya.
Di bagian bawah pilar, ada prasasti yang tertulis dalam bahasa kuno.
Mufasa mencoba membaca dan menerjemahkannya.
"Di sinilah tempat peristirahatan sang Penjaga Terakhir... Kebenaran yang terlupakan akan terungkap bagi mereka yang mencari dengan hati yang bersih."
Mufasa mengernyit.
"Penjaga Terakhir...? Siapa yang dimaksud?"
Saat dia mencoba menyentuh prasasti itu—
Tiba-tiba, lantai di bawahnya bergetar!
Sebuah Makhluk Bangkit
Dari balik bayangan di ujung ruangan, sebuah sosok besar perlahan bergerak. Tubuhnya tampak seperti batu hitam yang sudah lapuk, dan di dadanya terdapat cahaya merah redup yang berdenyut.
Mufasa langsung bersiap siaga, mengamati sosok itu yang tampaknya baru saja terbangun dari tidur panjangnya.
GROOOOHHH…!
Makhluk itu mengeluarkan raungan dalam yang menggema di seluruh ruangan.
Mufasa mengeraskan ekspresinya.
"Sepertinya aku harus bertarung dulu sebelum menemukan jawabannya..."
(Bersambung ke Episode 79: "Pertarungan di Bawah Tanah")
