Episode 31: "Pukulan Penentu di Kota Eldoria"

√ Episode 31: "Pukulan Penentu di Kota Eldoria"

Episode 31: "Pukulan Penentu di Kota Eldoria"


Mufasa Adventure - Episode 31: "Pukulan Penentu di Kota Eldoria"

Dentuman Perang di Langit Senja

Langit di atas Kota Eldoria dipenuhi kilatan cahaya saat Aile Strike Gundam milik Mufasa dan Ragnar Veldros terus bertarung dengan kecepatan tinggi. Pedang besar Ragnar berkali-kali beradu dengan Armor Schneider Combat Knife yang dipegang Aile Strike Gundam, menciptakan percikan api di udara.

"Kau masih bisa bertahan, Mufasa?" Ragnar menyeringai.

"Tentu saja! Aku belum kalah!" Mufasa menarik tuas kendali, memutar Aile Strike Gundam ke belakang dan menebaskan beam saber bercahaya pink tepat ke arah Ragnar!

Namun, Ragnar dengan sigap memutar tubuhnya, menghindari serangan itu dengan jarak yang sangat tipis.


Perubahan Strategi

Mufasa menyadari sesuatu—Ragnar selalu berhasil menghindari serangan jarak dekat dengan pergerakan yang cepat. Jika terus begini, pertarungan ini akan berakhir dengan kelelahan.

"Aku harus mengubah cara bertarungku," pikirnya.

Mufasa dengan cepat menyimpan kembali Armor Schneider Combat Knife ke bahu kanan dan kiri, lalu langsung menarik beam rifle berwarna abu-abu tua dari waist skirt sebelah kanan.

"Lihat apakah kau bisa menghindari ini, Ragnar!"

Mufasa menekan tombol tembakan—

ZZAAAP!

Sebuah tembakan bercahaya hijau terang melesat menuju Ragnar!

Ragnar mencoba menangkisnya dengan pedangnya seperti sebelumnya, tetapi kali ini, Mufasa sudah memperhitungkan segalanya.

Di saat Ragnar mengangkat pedangnya untuk menangkis serangan beam rifle, Mufasa langsung melesat ke sisi kiri Ragnar dengan kecepatan tinggi!

"Gotcha!"

Tanpa membuang waktu, Mufasa mengayunkan beam saber bercahaya pink tepat ke sisi tak terlindungi Ragnar!


Pukulan Penentu

SLASH!

Sebuah tebasan mengenai zirah hitam Ragnar, menciptakan kilatan energi yang menyebar ke segala arah!

Ragnar terhuyung ke belakang, asap mengepul dari baju zirahnya. Ia menatap Mufasa dengan ekspresi terkejut… lalu tiba-tiba tertawa.

"Hahaha! Kau memang pantas, Mufasa!"

Ia menancapkan pedangnya ke tanah dan mengambil napas panjang.

"Pertarungan ini cukup sampai di sini. Aku mengakui kekuatanmu."

Mufasa tetap dalam posisi siaga, tetapi ia bisa merasakan bahwa Ragnar benar-benar mengakhiri pertarungan ini.


Akhir Duel dan Keputusan Baru

Ragnar berjalan mendekati Aile Strike Gundam dan menatapnya dengan kagum.

"Aku mengerti sekarang mengapa Raja Eldros begitu percaya padamu. Kau bukan hanya seorang petarung, tapi juga seorang yang berpikir taktis."

Mufasa menghela napas lega. "Kau juga petarung yang luar biasa, Ragnar. Aku harus berusaha keras untuk bisa mengimbangimu."

Ragnar tersenyum. "Maka mulai sekarang, kau adalah sekutu resmi Eldoria. Jika ada ancaman besar yang datang, aku akan berjuang bersamamu."

Mufasa mengangguk. "Baik. Aku akan terus mengembara dan melindungi dunia ini dengan kekuatanku."

Dengan begitu, duel yang menegangkan itu berakhir, dan Mufasa kini memiliki sekutu baru dalam perjalanannya…

(Bersambung ke Episode 32: "Perpisahan dari Kota Eldoria")


Share on Social Media