√ Episode 50: "Golem Baja Hitam"
Mufasa Adventure - Episode 50: "Golem Baja Hitam"
Kebangkitan Golem yang Mengancam
Mata merah itu bersinar semakin terang. Golem Baja Hitam, makhluk raksasa setinggi Aile Strike Gundam, mulai bergerak.
"Aku tidak punya pilihan selain bertarung!" seru Mufasa sambil berlari kembali ke kokpit Aile Strike Gundam.
Begitu masuk, mesin Gundam langsung diaktifkan. Mufasa menyambar beam rifle dan mengarahkannya ke Golem.
"Kalau ini memang lawan, maka aku harus menghadapinya dengan serius!"
Pertarungan Sengit
Golem itu mengayunkan tinju raksasanya, mencoba menghancurkan Aile Strike Gundam. Mufasa melompat ke samping, menghindari serangan itu dengan lincah.
"Cepat juga untuk ukurannya!" pikirnya.
Mufasa menembakkan beam rifle, cahaya hijau terang menyambar dada golem. Tapi, serangan itu hanya meninggalkan bekas luka kecil!
"Armor-nya terlalu kuat! Aku harus mencari celah!"
Golem menghantam tanah, menciptakan gelombang kejut yang membuat Aile Strike Gundam sedikit oleng.
"Kalau begitu..."
Mufasa mencabut beam saber, cahaya putih dengan aura pink bersinar terang.
Ia meluncur ke depan, menebas lengan kanan golem dengan tebasan cepat!
Mengakhiri Pertarungan
Tangan golem terpotong, tetapi masih bisa bergerak.
Golem mencoba menyerang lagi, tetapi Mufasa melompat ke udara, lalu menusukkan beam saber tepat ke inti cahaya di dadanya!
"Haaaahh!!"
ZRAASSHH!!
Golem Baja Hitam terhuyung, lalu runtuh ke tanah, menciptakan guncangan besar!
Mufasa terengah-engah, lalu melihat cahaya biru redup di tengah reruntuhan tubuh golem.
"Kristal... Apakah ini sumber kekuatannya?"
Mufasa mengambil kristal itu, lalu menyimpannya dengan hati-hati.
Misteri yang Belum Terpecahkan
Setelah memastikan golem itu benar-benar tidak bergerak, Mufasa keluar dari reruntuhan dan kembali ke Aile Strike Gundam.
"Aku harus kembali ke Eldoria dan melaporkan ini ke Raja Eldros."
Mesin Gundam kembali berjalan di atas padang pasir, meninggalkan reruntuhan kota tua di belakang.
Namun, di kejauhan, sesosok bayangan misterius sedang mengawasi Mufasa...
(Bersambung ke Episode 51: "Bayangan yang Mengintai")
