Episode 64: "Peta Menuju Makam Para Raja"

√ Episode 64: "Peta Menuju Makam Para Raja"

Episode 64: "Peta Menuju Makam Para Raja"


Mufasa Adventure - Episode 64: "Peta Menuju Makam Para Raja"

Rahasia yang Terungkap

Mufasa memandang perkamen itu dengan saksama, sementara lelaki tua di hadapannya terus menjelaskan.

"Makam Para Raja bukan sekadar kuburan biasa," katanya dengan suara rendah. "Di sana tersegel sesuatu yang pernah mengancam dunia ini..."

Mufasa menyipitkan matanya. "Apa yang tersegel di dalamnya?"

Lelaki tua itu menarik napas dalam-dalam sebelum menjawab.

"Sebuah entitas kuno yang dikenal sebagai ‘Raja Kegelapan Zarvath’."

"Zarvath?" Mufasa mengulang nama itu.

Lelaki tua itu mengangguk. "Dahulu, ia hampir menghancurkan dunia ini. Para raja dari berbagai kerajaan bersatu untuk menyegelnya di dalam makam tersebut. Dan sekarang... kau memiliki peta yang bisa membawamu ke sana."

Mufasa merenung sejenak. Jika makam itu menyimpan sesuatu yang begitu berbahaya, kenapa peta ini bisa sampai di dalam tubuh Bayangan Pasir?


Keputusan Mufasa

Mufasa akhirnya memutuskan untuk pergi ke Makam Para Raja.

Ia mengaktifkan Aile Strike Gundam dan mengatur koordinat berdasarkan peta di perkamen itu.

Perjalanan menuju makam akan melewati Pegunungan Arvenheim, tempat yang dikenal dengan tebing curam dan badai pasir berbahaya.

Sebelum berangkat, lelaki tua itu berpesan:

"Jika kau benar-benar ingin pergi ke sana, berhati-hatilah. Ada alasan mengapa tempat itu tersembunyi begitu lama."

Mufasa hanya mengangguk. Ia tahu ini bukan perjalanan biasa.


Awal Perjalanan ke Makam Para Raja

Dengan Aile Strike Gundam melaju di padang pasir, Mufasa menuju Pegunungan Arvenheim, tempat di mana makam itu diyakini berada.

Namun, di tengah perjalanan, sensor Aile Strike Gundam menangkap pergerakan sesuatu di bawah pasir.

Mufasa mengencangkan pegangan pada kontrol kokpitnya.

"Sesuatu mendekat... dan ini bukan monster biasa."

Tiba-tiba, pasir meledak ke udara, dan sesosok makhluk raksasa muncul!

(Bersambung ke Episode 65: "Penjaga Makam yang Terbangun")


Share on Social Media