Episode 8: "Misteri Lembah Kurozath"

√ Episode 8: "Misteri Lembah Kurozath"

Episode 8: "Misteri Lembah Kurozath"


Mufasa Adventure - Episode 8: "Misteri Lembah Kurozath"

Setelah meninggalkan Benteng Arvendell, Mufasa melanjutkan perjalanan menuju Lembah Kurozath, tempat di mana Blade of Arvendell diyakini tersegel. Dengan Aile Strike Gundam yang berjalan di antara hutan lebat dan medan berbatu, ia menavigasi jalur menuju lembah berdasarkan peta yang telah ia rekam dari prasasti di benteng.

Saat mendekati lembah, udara di sekitarnya terasa semakin dingin. Tidak ada suara burung atau binatang, hanya angin yang berhembus pelan seakan menyimpan rahasia besar.


Memasuki Lembah Kurozath

Lembah itu terbentang luas dengan tebing tinggi di kedua sisinya. Mufasa memperlambat langkah Gundam-nya, waspada terhadap potensi bahaya.

Di tengah lembah, terdapat Gerbang Batu Raksasa yang tampaknya menjadi pintu masuk ke dalam kuil tempat pedang itu tersegel. Gerbang itu dipenuhi ukiran simbol kuno, serupa dengan yang ada di Benteng Arvendell.

Mufasa turun dari Aile Strike Gundam dan berjalan mendekati gerbang. Ia mengamati lebih dekat dan menemukan empat lubang berbentuk lingkaran yang tampaknya adalah kunci untuk membuka pintu tersebut.

"Sepertinya aku butuh sesuatu untuk membuka gerbang ini."

Saat sedang memeriksa gerbang, tanah tiba-tiba bergetar. Dari balik tebing, muncul dua monster raksasa berbentuk serigala berbulu hitam dengan mata biru terang.

"Lupheron," gumam Mufasa. Ia pernah mendengar tentang monster ini dari Ragnor. Lupheron dikenal sebagai penjaga kuil di lembah ini dan tidak akan membiarkan siapa pun masuk tanpa melewati ujian kekuatan.


Pertarungan Melawan Lupheron

Tanpa ragu, Mufasa segera kembali ke kokpit Aile Strike Gundam dan mengaktifkan sistem tempur.

Salah satu Lupheron melompat ke arahnya dengan kecepatan luar biasa. Mufasa langsung mengangkat Shield panjang di tangan kiri untuk menahan serangan cakarnya, sementara tangan kanan menarik Beam Rifle dari waist skirt dan menembakkan tembakan bertubi-tubi.

Tembakan mengenai salah satu Lupheron, tetapi monster itu masih bertahan.

Lupheron yang satunya menyerang dari samping, mencoba menggigit kaki Gundam. Mufasa segera melompat ke belakang, mengeluarkan Beam Saber dari Aile Pack, dan menebas ke arah kepala monster itu.

Satu serangan telak! Salah satu Lupheron roboh dengan luka besar di lehernya. Namun, yang satunya masih bertarung dengan ganas.

Lupheron terakhir mengeluarkan raungan keras, lalu melesat lebih cepat dari sebelumnya. Mufasa menggunakan Igelstellung CIWS di kepala Aile Strike Gundam, menembakkan peluru ke arah monster itu, mencoba memperlambatnya.

Saat monster itu berada dalam jangkauan, Mufasa mencabut Armor Schneider dari bahunya dan melompat ke atasnya, menusukkan pisau tajam itu ke punggungnya. Lupheron meraung kesakitan sebelum akhirnya jatuh tak berdaya.

Mufasa menyimpan kembali semua persenjataannya ke tempat semula dan menghela napas lega.


Gerbang Terbuka

Setelah kedua Lupheron dikalahkan, gerbang batu tiba-tiba bersinar dan perlahan terbuka dengan sendirinya.

"Sepertinya ini memang ujian untuk masuk," pikir Mufasa.

Dari balik gerbang, tampak sebuah jalan menuju kuil tersembunyi di dalam lembah. Mufasa melangkah masuk, siap menghadapi misteri yang menantinya.

(Bersambung ke Episode 9: "Rahasia Kuil Tersembunyi")

Share on Social Media