Episode 39: "Duel Melawan Titan Hitam"

√ Episode 39: "Duel Melawan Titan Hitam"

Episode 39: "Duel Melawan Titan Hitam"


Mufasa Adventure - Episode 39: "Duel Melawan Titan Hitam"

Pertempuran Dimulai

Mufasa mengendalikan Aile Strike Gundam dengan cepat, mengangkat beam rifle dan menembakkan tembakan hijau terang ke arah Titan Hitam.

Namun, Titan Hitam bergerak dengan gesit, menghindari tembakan itu dengan loncatan cepat. Keenam lengannya mulai berputar, mengayunkan pedang besar dan kapak ganda ke arah Aile Strike Gundam.

"Cepat sekali untuk makhluk sebesar itu!" ujar Mufasa sambil menggerakkan kontrol.

Ia membuka sayap Aile Pack dan melesat ke udara, menghindari serangan ganas Titan Hitam.


Strategi Mufasa

Mufasa menghunuskan dua beam saber berwarna putih dengan cahaya pink dan langsung menyerang dari atas.

Titan Hitam menangkis dengan salah satu pedangnya, namun Mufasa memanfaatkan momentum itu untuk menyerang sisi kanan Titan dengan Armor Schneider.

SRAKK!!

Pisau tempur itu menusuk bagian sendi bahu kanan Titan, membuat satu lengannya tak bisa bergerak.

Titan Hitam mengaum dan melemparkan tombak besi ke arah Aile Strike Gundam.

Mufasa mengaktifkan perisai panjang di tangan kiri dan menahan serangan itu, meskipun dampaknya membuat Gundam terdorong ke belakang beberapa meter.

"Monster ini memang tangguh…" gumamnya.


Serangan Terakhir

Mufasa menyimpan kembali Armor Schneider ke tempatnya dan kembali mengangkat beam rifle.

"Saatnya mengakhiri ini!"

Dengan kecepatan tinggi, Mufasa meluncur ke depan, menghindari serangan pedang terakhir Titan Hitam, lalu menempelkan beam rifle langsung ke dada Titan.

"Tembakan penutup!"

DORRR!!

Tembakan hijau terang meledakkan inti energi di dada Titan Hitam, membuatnya menguap dalam cahaya merah pekat.

Setelah beberapa detik, Titan Hitam hancur menjadi debu, meninggalkan reruntuhan dan tanah yang retak akibat pertarungan sengit.

Mufasa menghela napas. "Akhirnya selesai…"


Menuju Kota Eldoria

Setelah memastikan area pertempuran aman, Mufasa kembali ke kokpit dan mengarahkan Aile Strike Gundam menuju Kota Eldoria.

Setibanya di kota, ia langsung menghadap Raja Eldros.

Di ruang kerajaan, Mufasa mempersembahkan Tombak Cael’tharion kepada sang raja.

"Yang Mulia, tombak ini terlalu berbahaya. Harap simpan di tempat yang tidak bisa diakses atau diketahui oleh siapa pun."

Raja Eldros mengangguk dalam. "Kau telah melakukan hal yang bijak, Mufasa. Kami akan menyimpannya di tempat yang benar-benar tersembunyi."

Setelah menyerahkan tombak itu, Mufasa kembali menyiapkan diri untuk petualangan selanjutnya.

(Bersambung ke Episode 40: "Jejak di Tanah Asvara")


Share on Social Media