√ Episode 40: "Jejak di Tanah Asvara"
Mufasa Adventure - Episode 40: "Jejak di Tanah Asvara"
Perjalanan Menuju Asvara
Setelah menyerahkan Tombak Cael’tharion kepada Raja Eldros, Mufasa memutuskan untuk melanjutkan pengembaraannya.
Ia mengaktifkan Aile Strike Gundam dan mulai berjalan meninggalkan Kota Eldoria. Dengan langkah besar dan mantap, Gundam itu melintasi padang luas dan pegunungan kecil, menuju Tanah Asvara—sebuah wilayah yang konon menyimpan banyak rahasia kuno.
Mufasa mendengar kabar bahwa di Asvara terdapat reruntuhan kerajaan tua yang menyimpan senjata legendaris yang pernah digunakan oleh para prajurit hebat zaman dahulu.
Sambutan yang Tidak Diharapkan
Saat memasuki hutan lebat Asvara, sistem sensor di kokpit menangkap pergerakan cepat di sekitar.
"Ada sesuatu yang mengintai…" gumam Mufasa sambil memperketat pegangan pada kontrol.
Tiba-tiba, beberapa bayangan hitam melompat keluar dari pepohonan!
Makhluk-makhluk itu memiliki tubuh humanoid, tetapi dengan kulit kehitaman dan mata berwarna merah menyala. Mereka memegang tombak panjang dan pedang melengkung, tampak siap bertarung.
"Prajurit bayangan…?"
Mufasa langsung mengangkat beam rifle dan menembakkan tembakan hijau terang ke arah mereka.
DOR! DOR! DOR!
Beberapa dari mereka terkena ledakan dan jatuh ke tanah, tetapi yang lain bergerak cepat dan mulai menyerang dari berbagai arah!
Pertarungan Sengit
Mufasa mengaktifkan beam saber putih dengan cahaya pink, lalu menebas ke samping, memotong beberapa prajurit bayangan yang mencoba melompat ke Gundam-nya.
Salah satu prajurit melompat tinggi dan menancapkan tombaknya ke bahu kiri Aile Strike Gundam.
"Tahan sedikit lagi!"
Mufasa menarik Armor Schneider dari bahu kanan dan menusukkannya ke prajurit itu, membuatnya jatuh ke tanah.
Setelah beberapa menit pertempuran sengit, pasukan bayangan mulai mundur. Mereka menghilang ke dalam kabut, meninggalkan Mufasa sendirian di tengah hutan.
"Mereka tidak biasa… siapa sebenarnya yang mengendalikan mereka?"
Reruntuhan Misterius
Setelah memastikan area aman, Mufasa melanjutkan perjalanan lebih dalam ke Tanah Asvara.
Di kejauhan, ia melihat reruntuhan besar dengan pilar-pilar tinggi yang hampir runtuh.
Saat mendekat, mata Mufasa menangkap cahaya samar dari dalam reruntuhan—sesuatu yang tampaknya sangat berharga…
(Bersambung ke Episode 41: "Rahasia yang Terkubur")
