Episode 46: "Kristal yang Tersembunyi"

√ Episode 46: "Kristal yang Tersembunyi"

Episode 46: "Kristal yang Tersembunyi"


Mufasa Adventure - Episode 46: "Kristal yang Tersembunyi"

Permintaan yang Ditolak

Setibanya di Istana Eldoria, Mufasa langsung menghadap Raja Eldros untuk meminta kembali Kristal Arvendell yang sebelumnya ia serahkan.

"Yang Mulia, aku membutuhkan Kristal Arvendell untuk membuka segel di Hutan Kabut," kata Mufasa dengan tegas.

Namun, Raja Eldros menggelengkan kepala dengan wajah serius.

"Tidak, Mufasa. Aku tidak bisa memberikannya padamu."

Mufasa terkejut. "Kenapa?! Bukankah rahasia di Hutan Kabut bisa mengancam dunia?"

Raja Eldros menatapnya tajam sebelum berbicara.

"Kau telah ditipu. Zephiron adalah pendusta."


Rahasia Zephiron

Raja Eldros lalu memberi isyarat kepada Ragnar Veldros, panglima perang Eldoria, untuk menjelaskan lebih lanjut.

Ragnar mendekati Mufasa dengan tatapan dingin.

"Zephiron bukanlah makhluk yang bisa kau percaya. Ia adalah manusia jadi-jadian yang telah hidup lebih lama dari yang seharusnya."

Mufasa mengerutkan kening.

"Apa maksudmu?"

Ragnar melanjutkan, "Zephiron sebenarnya bukan manusia biasa. Ia adalah monster bernama Xelgorth, yang selama ini menyamar sebagai penjaga segel di Hutan Kabut."

"Xelgorth…?" Mufasa mengulang nama itu dengan perasaan tak nyaman.

"Ia bukan penjaga segel… tetapi penjaga bagi sesuatu yang lebih berbahaya," lanjut Ragnar. "Dan sesuatu itu ada di dalam tubuhnya."


Misi Baru: Membunuh Zephiron

Mufasa membuka matanya lebar-lebar.

"Jadi, Kristal yang aku cari…"

Raja Eldros mengangguk. "Kristal yang kau butuhkan ada di dalam tubuh Xelgorth. Itu adalah 'Kristal Kegelapan', yang jika jatuh ke tangan yang salah, bisa menghancurkan dunia."

Mufasa menggertakkan giginya.

"Jadi, aku harus membunuh Zephiron—atau lebih tepatnya, Xelgorth—untuk mendapatkan kristal itu?"

"Benar," kata Raja Eldros. "Dan aku tidak akan membiarkanmu pergi sendirian. Valtherion dan Golem akan ikut membantumu dalam misi ini."

Di sudut ruangan, Valtherion yang sedang duduk santai langsung berdiri dan tersenyum tipis.

"Akhirnya ada pekerjaan yang menarik," katanya sambil menepuk punggung Draknor, binatang tunggangannya.

Golem yang berdiri di dekat Valtherion hanya mengangguk pelan, menunjukkan bahwa ia siap untuk bertarung.


Menuju Hutan Kabut

Setelah menerima perintah dari Raja Eldros, Mufasa, Valtherion, dan Golem segera meninggalkan Kota Eldoria.

  • Mufasa mengendalikan Aile Strike Gundam, melangkah kokoh menuju Hutan Kabut.

  • Valtherion menunggangi Draknor, terbang rendah di sampingnya.

  • Golem berjalan di belakang mereka dengan langkah berat, siap untuk bertempur.

Di dalam kokpit, Mufasa menggenggam kontrol dengan erat.

"Zephiron… atau seharusnya aku memanggilmu Xelgorth… sekarang aku tahu siapa dirimu sebenarnya."

Di kejauhan, Hutan Kabut mulai terlihat. Kabut pekat kembali menyelimuti tempat itu, menyembunyikan rahasia yang akan segera terungkap.

(Bersambung ke Episode 47: "Pertarungan Melawan Xelgorth")


Share on Social Media