Episode 5: "Petunjuk di Perpustakaan Valtherion"

√ Episode 5: "Petunjuk di Perpustakaan Valtherion"

Episode 5: "Petunjuk di Perpustakaan Valtherion"


Mufasa Adventure - Episode 5: "Petunjuk di Perpustakaan Valtherion"

Setelah mengalahkan Varkon, Mufasa memutuskan untuk mencari lebih banyak informasi tentang dunia ini. Ia menyadari bahwa setiap kota yang ia kunjungi memiliki sejarah, rahasia, dan mungkin petunjuk tentang bagaimana ia bisa bertahan di dunia ini.

Pagi itu, ia berjalan menuju Perpustakaan Valtherion, sebuah bangunan besar yang berdiri megah di pusat kota. Dindingnya terbuat dari batu putih yang kokoh, dan di atas gerbang masuknya terukir lambang burung elang yang mengepakkan sayap.

Saat ia melangkah masuk, suasana di dalam terasa sunyi. Rak-rak kayu tinggi dipenuhi gulungan naskah dan buku-buku tua. Di belakang meja resepsionis, seorang pria tua dengan jubah abu-abu sedang membaca sebuah buku tebal.

Mufasa mendekat dan berkata, "Aku ingin mencari informasi tentang dunia ini, terutama tentang makhluk-makhluk yang ada di sini."

Pria tua itu mengangkat alisnya, menatap Mufasa dengan penuh perhatian. "Menarik. Tak banyak orang yang datang ke sini untuk mencari pengetahuan seperti itu. Namaku Eldric, penjaga perpustakaan ini. Jika kau mencari informasi tentang makhluk-makhluk berbahaya, kau bisa mulai dari bagian arsip sejarah di lantai dua."

Mufasa mengangguk dan segera menuju lantai atas. Di sana, ia menemukan sebuah buku besar berjudul "Makhluk dan Legenda Dunia Eltvaria".

Saat membuka halaman demi halaman, ia menemukan ilustrasi berbagai monster yang pernah muncul di dunia ini. Salah satu yang menarik perhatiannya adalah entri tentang Ranshira—monster pertama yang ia lawan. Disebutkan bahwa Ranshira adalah makhluk yang lahir dari ketidakseimbangan alam, dan biasanya muncul di daerah yang memiliki riwayat peperangan atau kehancuran besar.

Kemudian, ia menemukan entri tentang Varkon, monster yang baru saja ia kalahkan. Buku itu menjelaskan bahwa Varkon bukanlah makhluk alami, melainkan hasil dari eksperimen terlarang yang dilakukan oleh seseorang bernama Lord Drazeth, seorang ilmuwan yang pernah menguasai bagian barat dunia ini sebelum menghilang secara misterius.

Mufasa menyipitkan mata. "Jadi ada seseorang di balik kemunculan monster-monster ini?"

Saat ia terus membaca, tiba-tiba ia mendengar langkah kaki mendekat.

Seorang gadis muda dengan rambut panjang hitam dan mata cokelat berdiri di hadapannya. Ia mengenakan jubah sederhana berwarna biru tua. "Kau tampak serius membaca," katanya dengan suara lembut.

Mufasa menutup buku dan menatap gadis itu. "Aku sedang mencari tahu lebih banyak tentang dunia ini. Namaku Mufasa."

Gadis itu tersenyum. "Namaku Elina. Aku seorang peneliti di perpustakaan ini. Jika kau mencari informasi tentang makhluk seperti Varkon, mungkin aku bisa membantumu."

Mufasa mengangguk. "Aku baru saja membaca bahwa ada seseorang bernama Lord Drazeth yang mungkin berhubungan dengan kemunculan monster-monster ini. Apa kau tahu sesuatu tentang dia?"

Wajah Elina berubah serius. "Lord Drazeth... nama itu sudah lama tidak terdengar. Dia adalah seorang ilmuwan yang pernah bereksperimen dengan kehidupan dan kematian. Ada rumor bahwa dia masih hidup dan bersembunyi di suatu tempat."

Mufasa berpikir sejenak. "Kalau begitu, aku harus mencari tahu lebih lanjut. Jika dia benar-benar masih hidup, mungkin dia adalah kunci dari semua ini."

Elina mengangguk. "Jika kau ingin mencari jejaknya, ada satu tempat yang mungkin bisa membantumu: Benteng Arvendell. Itu adalah laboratorium terakhir yang pernah ia gunakan sebelum menghilang. Namun, tempat itu kini menjadi reruntuhan dan dihuni oleh makhluk-makhluk berbahaya."

Mufasa tersenyum tipis. "Sepertinya itu tujuan perjalananku berikutnya."

Dengan informasi baru di tangan, ia bersiap untuk meninggalkan Valtherion dan menuju Benteng Arvendell.

(Bersambung ke Episode 6: "Perjalanan Menuju Benteng Arvendell")

Share on Social Media