√ Episode 27: "Segel Eldrosian dan Masa Lalu yang Terkunci"
Mufasa Adventure - Episode 27: "Segel Eldrosian dan Masa Lalu yang Terkunci"
Kota Eldoria – Istana Kerajaan Eldros
Mufasa mengarahkan Aile Strike Gundam ke area pendaratan khusus di dekat istana. Begitu ia keluar dari kokpit, beberapa ksatria Eldoria langsung menyambutnya dengan penuh hormat.
"Mufasa! Bagaimana pertempurannya?" tanya salah satu ksatria.
"Aku harus segera bertemu Raja Eldros," jawab Mufasa singkat.
Tanpa membuang waktu, ia bergegas menuju aula utama istana.
Laporan kepada Raja Eldros
Di dalam aula kerajaan, Raja Eldros sedang duduk di singgasananya, dikelilingi oleh para penasihat dan ksatria kepercayaannya.
Begitu Mufasa masuk, sang raja langsung menyambutnya.
"Mufasa, kau kembali lebih cepat dari yang kuduga. Apa yang terjadi?"
Mufasa langsung berlutut hormat sebelum berbicara.
"Yang Mulia, aku telah bertarung melawan Valtherion. Dia ternyata memiliki rencana yang lebih besar dari yang kita kira."
Mufasa kemudian menceritakan semua yang terjadi:
-
Pertarungannya dengan Valtherion dan Draknor.
-
Valtherion yang mengetahui bahwa Kristal Arvendell telah diamankan.
-
Rahasia yang diungkap Valtherion tentang Segel Eldrosian.
-
Pernyataan Valtherion bahwa segel itu mengurung seseorang yang mungkin memiliki hubungan dengan Mufasa.
Seketika, ruangan itu menjadi sunyi. Semua yang hadir menatap Raja Eldros, menunggu reaksinya.
Sang raja menghela napas panjang, lalu bangkit dari singgasananya.
"Akhirnya… kebenaran itu mulai terungkap."
Mufasa menatapnya tajam. "Jadi, Segel Eldrosian benar-benar ada?"
Raja Eldros mengangguk. "Ya, dan bukan hanya itu. Ada sesuatu yang harus kau ketahui, Mufasa. Sesuatu yang selama ini kami sembunyikan demi keselamatan dunia ini."
Mufasa mengepalkan tangannya. "Katakan padaku semuanya."
Rahasia Segel Eldrosian
Raja Eldros memberi isyarat kepada para penjaga agar meninggalkan ruangan. Hanya Mufasa, para penasihat utama, dan sang raja yang tetap tinggal.
Sang raja berjalan ke arah dinding besar di belakang singgasana, lalu menekan simbol khusus. Sebuah pintu rahasia terbuka, memperlihatkan lorong bawah tanah yang diterangi obor biru.
"Ikutlah denganku, Mufasa."
Tanpa ragu, Mufasa mengikuti sang raja masuk ke lorong rahasia. Mereka berjalan beberapa menit sebelum akhirnya tiba di sebuah ruangan besar yang dipenuhi rune kuno yang bercahaya samar.
Di tengah ruangan itu, terdapat sebuah altar batu, dan di atasnya—sebuah kristal hitam yang dipenuhi retakan bercahaya ungu.
"Inilah Segel Eldrosian," kata Raja Eldros.
Mufasa menatap kristal itu dengan perasaan aneh, seolah ada sesuatu yang menariknya.
"Kristal ini mengurung seseorang?" tanyanya.
Raja Eldros mengangguk. "Ya. Seorang pejuang dari dunia lain yang pernah mencoba menyelamatkan dunia ini, tapi akhirnya harus dikorbankan demi menghentikan kekuatan kegelapan yang hampir menghancurkan segalanya."
Mufasa merasa dadanya berdebar. "Pejuang dari dunia lain?"
"Ya, dan dia memiliki keterkaitan yang sangat erat denganmu, Mufasa."
Mufasa mengepalkan tinjunya. "Apa maksudmu? Apakah aku memiliki hubungan dengannya?"
Sang raja menatapnya dalam-dalam sebelum menjawab:
"Pejuang itu… mungkin adalah seseorang yang berhubungan dengan asal usulmu di dunia ini."
Mufasa terdiam. Pikirannya dipenuhi dengan berbagai kemungkinan.
Siapa sebenarnya pejuang yang tersegel di dalam Segel Eldrosian? Dan mengapa dia memiliki keterkaitan dengan dirinya?
Satu hal yang pasti—jawaban dari semua pertanyaan ini sedang menunggunya di dalam kristal hitam yang retak itu.
(Bersambung ke Episode 28: "Panggilan dari Dalam Kristal")
