Episode 28: "Panggilan dari Dalam Kristal"

√ Episode 28: "Panggilan dari Dalam Kristal"

Episode 28: "Panggilan dari Dalam Kristal"


Mufasa Adventure - Episode 28: "Panggilan dari Dalam Kristal"

Ruangan Segel Eldrosian – Istana Kerajaan Eldros

Mufasa berdiri di depan Segel Eldrosian, menatap kristal hitam yang dipenuhi retakan bercahaya ungu. Energi yang dipancarkan benda itu terasa sangat asing, namun sekaligus familiar.

"Mufasa," suara Raja Eldros terdengar tegas, "Aku tahu ini sulit, tapi kau harus memahami betapa berbahayanya kristal ini."

Mufasa tidak mengalihkan pandangannya dari kristal tersebut. "Jika pejuang yang tersegel di dalam sini memang memiliki hubungan denganku, aku harus tahu kebenarannya."

Raja Eldros menghela napas panjang. "Baiklah. Tapi sebelum kau melakukan sesuatu, aku ingin kau mengetahui sejarahnya."


Rahasia di Balik Segel Eldrosian

Sang raja mulai bercerita.

"Lima ratus tahun yang lalu, dunia ini berada di ambang kehancuran akibat serangan entitas yang disebut 'Valmarath'. Pejuang dari dunia lain datang untuk menghentikannya. Dia bertarung sendirian melawan kegelapan itu, tapi pada akhirnya, satu-satunya cara untuk menyegel Valmarath adalah dengan mengorbankan dirinya sendiri."

Mufasa mengepalkan tinjunya. "Jadi, pejuang itu… mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan dunia ini?"

Raja Eldros mengangguk. "Ya, dan segel itu masih bertahan hingga sekarang. Namun…"

Mufasa melihat ekspresi khawatir di wajah sang raja. "Apa ada masalah dengan segelnya?"

"Kristal ini mulai retak sejak Valtherion mulai mencari Kristal Arvendell. Jika Valtherion berhasil mendapatkan kekuatan kristal itu, Segel Eldrosian bisa hancur."

Mufasa menatap kristal itu lagi. Dalam hati, ia bertanya-tanya… Apa yang akan terjadi jika segel ini benar-benar terbuka?


Suara dari Dalam Kristal

Tiba-tiba, sebuah suara bergema dalam kepala Mufasa.

"Kau akhirnya datang…"

Mufasa terkejut dan langsung menoleh ke kanan dan kiri, tetapi tidak ada siapa pun selain Raja Eldros.

"Aku telah menunggumu, Mufasa Martodimejo…"

Sekarang Mufasa yakin—suara itu berasal dari dalam Segel Eldrosian.

"Siapa kau?" tanya Mufasa, suaranya sedikit bergetar.

"Aku… adalah pejuang yang tersegel di dalam kristal ini. Dan aku memiliki sesuatu yang harus kusampaikan padamu."

Mufasa menatap kristal itu tajam. "Apa yang ingin kau katakan?"

Suara itu terdengar lebih jelas sekarang.

"Waktunya hampir tiba. Segel ini tidak akan bertahan lebih lama lagi. Dan saat aku terbebas… kau harus membuat keputusan."

Mufasa mengernyit. "Keputusan apa?"

Suara itu terdiam sejenak sebelum menjawab:

"Apakah kau akan menghentikanku… ataukah kau akan berdiri di sisiku?"

Mufasa terdiam.

Sebuah pilihan besar telah menantinya.

(Bersambung ke Episode 29: "Dilema Sang Petarung")


Share on Social Media