Episode 41: "Rahasia yang Terkubur"

√ Episode 41: "Rahasia yang Terkubur"

Episode 41: "Rahasia yang Terkubur"


Mufasa Adventure - Episode 41: "Rahasia yang Terkubur"

Cahaya Samar di Reruntuhan

Mufasa menghentikan langkah Aile Strike Gundam di depan reruntuhan. Cahaya samar yang ia lihat dari kejauhan kini tampak lebih jelas, berpendar keemasan dari dalam celah dinding yang telah runtuh separuhnya.

"Apa ini sumber energi? Atau mungkin harta karun kuno?" pikir Mufasa sambil turun dari kokpit.

Dengan hati-hati, ia melangkah mendekat. Batu-batu besar berserakan di sekelilingnya, menunjukkan betapa tua dan rapuhnya tempat ini. Setiap langkah terasa berat, udara di sekitarnya terasa lebih dingin.

Namun sebelum Mufasa bisa menyentuh cahaya itu—

"Oi, Mufasa! Mau mie ayam nggak?"

Sebuah suara familiar membuatnya menghentikan langkah.


Pertemuan Tak Terduga

Di dekat sebuah batu besar, Valtherion tampak duduk santai dengan sebuah mangkuk mie ayam panas di tangannya.

Di sampingnya, Draknor, naga miliknya yang memiliki tubuh besar dan sisik hitam pekat, tertidur nyenyak dengan sesekali mendengus pelan.

Mufasa terdiam sejenak, tak percaya dengan pemandangan ini.

"Kau… makan mie ayam di tengah reruntuhan misterius?" tanyanya heran.

"Ya jelas lah!" jawab Valtherion santai sambil meniup mie ayamnya. "Petualang juga butuh makan enak, tahu?"

Mufasa hanya bisa menghela napas.

"Tapi dari mana kau dapat mie ayam di tempat terpencil seperti ini?"

Valtherion menunjuk ke belakang, ke sebuah gerobak kayu tua yang tampaknya adalah warung keliling. Ada tulisan di atasnya:

"Mie Ayam Pak Joyo – Dijamin Enak di Segala Dunia!"

Mufasa memijat pelipisnya. Bahkan di dunia isekai, mie ayam tetap eksis.


Rahasia di Balik Cahaya

Setelah menolak tawaran makan dari Valtherion, Mufasa kembali fokus pada cahaya samar yang sebelumnya ia lihat.

Ia mendekat dan menyibakkan bebatuan yang menutupi sumber cahaya tersebut.

Ternyata, di dalamnya terdapat sebuah bola kristal berwarna keemasan yang terlihat seperti menyimpan energi luar biasa.

"Ini bukan kristal biasa…" gumamnya sambil menyentuh permukaannya.

Saat itu juga, suara gemuruh terdengar dari dalam reruntuhan!

Tanah mulai bergetar, dan dari balik dinding yang retak, sesosok makhluk raksasa mulai bangkit…

(Bersambung ke Episode 42: "Bangkitnya Golem Raksasa")


Share on Social Media